DLH Pamekasan Laksanakan Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Sampah di Sejumlah Sekolah untuk Mendukung Program Adiwiyata

DLH Pamekasan Laksanakan Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Sampah di Sejumlah Sekolah untuk Mendukung Program Adiwiyata

PAMEKASAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan melalui Bidang Pengawasan, Pengaduan, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan lingkungan hidup di sejumlah sekolah di Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian peserta didik terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung Program Adiwiyata Kabupaten.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan kali ini di SDN Sotabar 2 serta sebelumnya di MA Al Ula di Kecamatan Tlanakan, dan MTs Miftahul Anwar. Dalam pelaksanaannya, tim penyuluh dan satgas P3KL DLH Kabupaten Pamekasan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah secara bijak melalui materi dan praktik yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Materi kegiatan meliputi pengenalan dan praktik pembuatan biopori, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diperkenalkan pada berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pembuatan biopori menjadi salah satu upaya untuk membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah. Sementara itu, pengolahan sampah organik menjadi kompos memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Adapun pembuatan ecobrick memperkenalkan alternatif pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang dapat digunakan kembali.

Melalui penyuluhan dan praktik secara langsung, peserta didik diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan positif peserta didik, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, memanfaatkan sampah organik, hingga berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan.

DLH Kabupaten Pamekasan melalui Bidang Pengawasan, Pengaduan, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan terus mendorong peningkatan kapasitas dan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat, termasuk melalui dunia pendidikan. Dukungan terhadap Program Adiwiyata diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan di sekolah serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam tindakan nyata, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.