Pembuatan Tampolong Meminimalisir Sampah Popok Bekas

Pamekasan (24/07/2019), Sampah popok bekas merupakan masalah terbesar bagi masyarakat, tetapi tidak bagi staf  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pamekasan. Dari banyaknya sampah yang tidak bermanfaat termasuk popok bekas  ini, staf DLH kab. Pamekasan menggagas ide untuk dibuatkan sesuatu yang bermanfaat, yaitu pembuatan tampolong  yang terbuat dari popok bekas.

Kepala seksi pengolahan, penanganan dan pengurangan sampah, Buyung Sebastian, ST ikut andil dalam pembuatan tampolong ini. Dengan memberikan sedikit arahan dan masukan kepada staf dan pekerja yang membuatnya. “Pembuatan ini dilakukan agar bertujuan untuk memanfaatkan sampah yang tidak berguna dan mengasah tingkat kreatifitas staf DLH dan ini adalah salah satu hasil kerajinan yang akan di bawa dan dipamerkan di pameran memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia”, Ucap Buyung Sebastian, ST.

Diadakannya pembuatan tampolong dari popok bekas ini berguna untuk menghasilkan pot bunga di median jalan dan saluran air, kelebihan dari tampolong ini yaitu lebih ringan dibandingkan  tampolong yang terbuat dari batu dan dapat menampung air jika dijadikan pot bunga. Harapan dari Kepala seksi pengolahan, penanganan dan pengurangan sampah, Buyung Sebastian, ST agar seluruh staf DLH lebih semangat lagi untuk menghasilkan suatu kerajinan yang terbuat dari barang yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu barang yang bermanfaat dan bisa meningkatkan SDM melalui hasil kreatifitasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *